Karawang/trexnews.id, —
Semangat kepedulian terhadap masyarakat kembali diteguhkan oleh TREK (Tim Relawan Emergency Karawang). Minggu, 16 Agustus 2026, pembina dan para relawan TREK menggelar silaturahmi sekaligus konsolidasi di WARUNG DESA di wilayah Desa Puseurjaya, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang.
Pertemuan tersebut bukan sekadar ajang berkumpul. Di tengah suasana kebersamaan, para relawan membangun kembali semangat untuk memperkuat organisasi dan memastikan TREK tetap hadir ketika masyarakat membutuhkan pertolongan, khususnya dalam bidang kesehatan.
Dalam kesempatan itu, Diki Sudirman, SH, yang dipercaya sebagai Ketua TREK yang baru, menyampaikan tekadnya untuk menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya.
“Dengan penunjukan saya sebagai ketua sementara, saya berharap bisa menjalankan tugas dan fungsi TREK, terutama dalam membantu masyarakat dalam hal kesehatan,” ujar Diki.
Menurutnya, perjalanan TREK ke depan membutuhkan kekuatan struktur organisasi dan seluruh relawan yang solid. Karena itu, ia berharap semakin banyak relawan yang bersedia mengambil bagian dalam mengisi struktur organisasi yang masih kosong.
Terutama posisi sekretaris dan bendahara, yang dinilai penting untuk mendukung tertib administrasi serta keberlangsungan roda organisasi.
Bagi Diki, menjadi bagian dari TREK bukan sekadar tentang jabatan maupun struktur organisasi. Lebih dari itu, ada tanggung jawab kemanusiaan yang harus dijaga bersama.
Sementara itu, Sukari, selaku pembina sekaligus pendiri TREK, menegaskan bahwa semangat pengabdian organisasi tersebut tidak dibatasi oleh wilayah administratif.
Ia menjelaskan, TREK pada prinsipnya terbuka untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan, bukan hanya warga Karawang.
“TREK ini bukan hanya untuk warga Karawang. Wilayah di luar Karawang pun, kalau masih bisa terjangkau, TREK siap memfasilitasi,” jelas Sukari.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa kepedulian tidak mengenal batas wilayah. Selama masih ada kemampuan untuk menjangkau dan membantu, para relawan TREK berupaya hadir di tengah masyarakat.
Silaturahmi dan konsolidasi itu pun menjadi momentum untuk mempererat kembali ikatan antarrelawan sekaligus menyatukan langkah menghadapi berbagai kebutuhan masyarakat di lapangan.
Di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang tidak selalu mudah, keberadaan relawan menjadi harapan tersendiri. Mereka hadir bukan karena pangkat, bukan pula demi kepentingan pribadi, melainkan karena dorongan untuk membantu sesama.
Dari Puseurjaya, semangat itu kembali diteguhkan: TREK akan terus bergerak, memperkuat barisan, dan berusaha hadir ketika masyarakat membutuhkan.
Karena bagi seorang relawan, satu langkah kecil untuk membantu orang lain dapat menjadi arti besar bagi mereka yang sedang berada dalam kesulitan.
(Red)*
Posting Komentar