KARAWANG/trexnews.id, —
Di tengah dinamika kehidupan masyarakat, peran pemuda tidak hanya dituntut untuk menjadi generasi penerus, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga kebersamaan dan membangun kepedulian sosial.
Semangat itulah yang terus ditunjukkan Karang Taruna Desa Darawolong, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang. Organisasi kepemudaan tersebut secara konsisten terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.
Tidak sekadar menjadi wadah berkumpulnya para pemuda, Karang Taruna Desa Darawolong terus mendorong pengembangan potensi generasi muda melalui kegiatan yang bersifat rekreatif, edukatif, produktif, serta menanamkan rasa tanggung jawab sosial.
Langkah tersebut sekaligus memperkuat posisi Karang Taruna sebagai mitra strategis pemerintah desa dalam mendukung berbagai program pembangunan dan kegiatan kemasyarakatan.
Semangat kebersamaan itu kembali terlihat ketika Anto Ilyasmukhtar, selaku Ketua Karang Taruna Desa Darawolong, bersama jajaran dan anggota menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Jami Al-Istiqomah, Dusun Karang Tengah, Desa Darawolong, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, Sabtu, 5 September 2026.
Kehadiran jajaran Karang Taruna dalam kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa pemuda tidak ingin mengambil jarak dari kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Justru sebaliknya, generasi muda berupaya hadir, mengambil bagian, dan menjadi penggerak kebersamaan di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Anto Ilyasmukhtar menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan peringatan kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW.
«“Kami dari Karang Taruna Desa Darawolong sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Momentum ini bukan hanya sebagai bentuk kecintaan kita kepada Rasulullah, tetapi juga menjadi kesempatan bagi masyarakat, khususnya para generasi muda, untuk meneladani akhlak, perjuangan, serta nilai-nilai kebaikan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.”»
Menurut Anto, kegiatan keagamaan memiliki makna yang jauh lebih luas. Di balik lantunan selawat dan tausiah, terdapat semangat untuk mempererat tali silaturahmi serta membangun kembali rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
Bagi generasi muda, momentum Maulid Nabi juga dinilai menjadi ruang penting untuk belajar bahwa kemajuan sebuah desa tidak hanya dibangun melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui pembangunan karakter, kepedulian, dan akhlak generasi penerusnya.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin dan menjadi sarana untuk memperkuat persatuan, kepedulian sosial, serta membentuk generasi muda Desa Darawolong yang berakhlak dan memiliki semangat kebersamaan,” ujar Anto.
Keterlibatan Karang Taruna dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa pemuda memiliki tempat penting dalam kehidupan masyarakat.
Dengan kreativitas, tenaga, dan semangat pengabdian yang dimiliki, para pemuda diharapkan mampu menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan desa yang lebih aktif, peduli, religius, dan produktif.
Sebab pada akhirnya, kemajuan sebuah desa bukan hanya tentang seberapa banyak pembangunan yang berdiri, tetapi juga tentang seberapa kuat masyarakatnya menjaga persatuan dan seberapa besar generasi mudanya mau mengambil peran.
(Red)*
Posting Komentar