Keributan Pengemudi di Simpang Pancawati, Keberadaan Kendaraan Operasional SPPG Ikut Disorot


KARAWANG/trexnews.id — 

Keributan antara dua pengemudi kendaraan terjadi di kawasan Simpang Pancawati pada Kamis sore, 20 Agustus 2026. Peristiwa tersebut melibatkan kendaraan operasional SPPG bernomor polisi B 9919 IE dan sebuah mobil box angkutan barang dengan nomor polisi D 8513 VK.

Insiden itu sempat menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi tersendat. Situasi berangsur normal setelah kedua kendaraan dipinggirkan sehingga jalur kembali dapat dilalui oleh pengguna jalan.

Namun, persoalan kemudian berkembang ketika keberadaan kendaraan operasional SPPG di lokasi turut menjadi perhatian. Kendaraan tersebut disebut berada cukup lama di pinggir jalan.

Saat dikonfirmasi di lokasi, pengemudi kendaraan operasional SPPG mengaku tengah menunggu seseorang yang sedang berbelanja. Tidak lama kemudian, tiga perempuan terlihat mendatangi kendaraan tersebut. Satu orang datang dengan berjalan kaki, sedangkan dua lainnya mengikuti dari belakang menggunakan sepeda motor.

Salah seorang perempuan kemudian masuk ke dalam kendaraan operasional SPPG. Ketika ditanyakan mengenai identitasnya, perempuan tersebut disebut sebagai Aslap, yang disebut merupakan salah satu bagian dari dapur MBG di Desa Darawolong.

Keberadaan kendaraan operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam situasi tersebut kemudian menimbulkan sejumlah pertanyaan di tengah masyarakat. Kendaraan operasional yang digunakan untuk mendukung pelaksanaan program pemerintah pada prinsipnya diharapkan digunakan sesuai fungsi, kebutuhan operasional, serta ketentuan yang berlaku.

Selain persoalan penggunaan kendaraan, aktivitas menunggu seseorang berbelanja dalam waktu cukup lama di pinggir jalan juga menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi kelancaran arus lalu lintas.

Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dapur MBG terkait maupun instansi berwenang mengenai alasan kendaraan tersebut berada di lokasi, tujuan aktivitas yang dilakukan, serta apakah penggunaan kendaraan dalam peristiwa tersebut telah sesuai dengan ketentuan operasional SPPG.

Masyarakat pun menanti adanya penjelasan resmi agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi asumsi.

Sorotan dalam peristiwa ini pada akhirnya bukan hanya mengenai keributan antarpengemudi, tetapi juga menyangkut transparansi, kedisiplinan penggunaan kendaraan operasional, serta kepatuhan terhadap ketentuan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).


(Red)*

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama