Karawang | trexnews.id – Desa Karangjaya, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, terus berinovasi dalam mengembangkan potensi desa melalui sektor pertanian modern. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pengembangan Desa Wisata Agrowisata Melon Hidroponik yang mendapat antusiasme masyarakat sekitar.
Kegiatan yang digelar pada Sabtu (20/6/2026) itu dihadiri oleh warga setempat, tokoh masyarakat, serta Sekretaris Cabang (Sekjend) Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Karawang, Yakub Fauzi.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Karangjaya, Ahmad Zulkarnaen, yang akrab disapa Abdillah, mengajak generasi muda untuk tidak ragu menekuni sektor pertanian, khususnya pertanian modern berbasis hidroponik.
Menurutnya, pertanian saat ini telah mengalami perkembangan yang pesat dengan dukungan teknologi, sehingga mampu menjadi peluang usaha yang menjanjikan bagi kaum muda.
"Sudah saatnya pemuda berani terjun ke dunia pertanian. Bertani tidak lagi identik dengan pekerjaan yang kotor dan kuno. Melalui sistem hidroponik, kita bisa menghasilkan produk pertanian berkualitas dengan cara yang lebih modern, efisien, dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi," ujar Abdillah.
Ia menambahkan, keberadaan agrowisata melon hidroponik tidak hanya menjadi destinasi edukasi dan wisata bagi masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan serta meningkatkan perekonomian warga Desa Karangjaya.
Pada kesempatan yang sama, Sekjend MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Karawang, Yakub Fauzi, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Pemerintah Desa Karangjaya dalam mengembangkan pertanian modern sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.
Menurut Yakub, inovasi seperti budidaya melon hidroponik merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan pangan di masa depan, sekaligus mendorong kemandirian masyarakat.
"Kami mengapresiasi inisiatif Desa Karangjaya yang mampu memadukan konsep wisata, edukasi, dan ketahanan pangan. Program seperti ini perlu didukung bersama karena dapat menumbuhkan minat generasi muda terhadap dunia pertanian serta memperkuat ketersediaan pangan di tingkat lokal," kata Yakub.
Ia berharap model agrowisata berbasis pertanian modern tersebut dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Karawang untuk terus berinovasi dalam memanfaatkan potensi yang dimiliki.
Melalui pengembangan Desa Wisata Agrowisata Melon Hidroponik, Desa Karangjaya menunjukkan bahwa sektor pertanian memiliki masa depan yang cerah. Dengan dukungan pemerintah desa, masyarakat, dan berbagai elemen organisasi, pertanian modern diyakini mampu menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
( M D )
Posting Komentar